Tips Memastikan Penerbangan yang Aman di Penyewaan Pesawat Jet Pribadi

Sekolah Pramugari Saat memilih perusahaan penyewaan jet pribadi untuk penerbanganmu berikutnya, ada beberapa pertanyaan yang harus kamu tanyakan untuk memastikan kamu tidak hanya menerima service penerbangan teraman, tetapi juga nilai terbaik untuk uang kamu keluarkan.

Seerapa lama pengalaman pilot kamu dan seberapa sering mereka berlatih?

Komponen keamanan paling penting selama penerbangan jet charter pribadi adalah lamanya pengalaman pilot. Untuk menghemat uang, beberapa operator akan mempekerjakan pilot yang kurang berpengalaman yang memenuhi syarat minimum FAA. Pilot yang lebih berpengalaman membutuhkan lebih banyak uang untuk dipekerjakan, sementara pilot yang kurang berpengalaman bersedia bekerja untuk gaji yang lebih rendah karena mereka “membayar iuran” untuk menambah jam penerbangan mereka.

FAA mensyaratkan bahwa pilot untuk charter jet pribadi atau penerbangan fraksional memiliki antara 1000 hingga 1500 jam pengalaman terbang. Banyak operator fraksional, seperti Netjets atau Avantair, membutuhkan 2.500 jam pengalaman terbang dari pilot mereka. Beberapa operator jet charter hanya mengadopsi syarat minimum FAA dan hanya membutuhkan 1000 jam pengalaman dari pilot mereka. Beberapa operator jet charter mungkin mempekerjakan kapten berpengalaman. Bagaimana jika sang kapten menjadi tidak mampu selama penerbangan dan kopilot tingkat bawah harus mengambil alih? Bagaimana jika para pilot mengalami keadaan darurat mereka tidak siap untuk sama-sama menangani?

Bagaimana riwayat keselamatannya?

Catatan keselamatan tiap operator adalah faktor terpenting dalam memilih perusahaan penyewaan jet pribadi. Seorang operator yang telah diakreditasi oleh pihak ketiga yang independen sangat mementingkan keselamatan, dan telah memenuhi syarat operasional dan keselamatan yang lebih tinggi daripada yang diatur oleh FAA. Kamu dapat menentukan catatan keselamatan operator dalam beberapa cara;

1) Hubungi kantor lokal Administrasi Penerbangan Federal, yang dikenal sebagai Kantor Distrik Penerbangan, dan tanyakan apakah operator pernah pernah mengalami kecelakaan atau tidak.

2) Minta laporan pihak ketiga, pemimpin industri dalam laporan keselamatan operator charter pesawat. Laporan ini, yang dikenal sebagai PASS (Pilot dan Survei Keselamatan Pesawat), mencakup tingkat pengalaman pilot, dan data keselamatan terkait operator charter dan pesawat.

3) Tanyakan kepada operator apa peringkat keselamatan mereka, dan apakah mereka telah melakukan audit pihak ketiga atas operasi mereka.

Jawaban yang tepat untuk pertanyaan-pertanyaan ini akan memastikan kamu telah memilih perusahaan penyewaan jet pribadi yang tepat untuk charter penerbangan carter berikutnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Message Us on WhatsApp