Adakah Tes Keperawanan Untuk Calon Pramugari Penerbangan?

Adakah Tes Keperawanan Untuk Calon Pramugari Maskapai Penerbangan? Menjadi seorang pramugari kita tak hanya dituntut untuk selalu prima dari segala sisi, baik sisi fisik maupun mental. Dari segi fisik, ada serangkaian tes yang harus kita lewati untuk bisa lolos dan layak menjalankan tugas sebagai seorang pramugari.

Adakah Tes Keperawanan Untuk Calon Pramugari

Adakah Tes Keperawanan Untuk Calon Pramugari

Begitu juga dari segi mental atau psikis. Sebagai seorang calon pramugari, kita dituntut untuk memiliki kestabilan emosi attitude yang baik. Gangguan mental dalam bentuk apapun, entah itu yang ringan atau terselubung, tak boleh dianggap remeh.

Berbicara tentang berbagai rangkaian tes fisik yang harus dilewati sebelum menjadi seorang pramugari, mungkin sebagian dari Anda ada yang bertanya-tanya mengenai apakah syarat menjadi pramugari harus tes keperawanan? Bila ini hal yang menjadi pertanyaan dalam hati anda.

Simak Informasinya di Bawah Ini…

Sempat memang beredar selentingan kabar yang menyatakan bahwa saat ini tes keperawanan atau virginity test menjadi salah satu tes yang harus dilewati para calon pramugari. Namun, pada kenyataannya hal tersebut sampai sekarang belum terbukti.

Sedangkan serangkaian tes yang yang biasanya dilakukan adalah tes kesehatan seperti medical check-up yang terdiri dari tes darah, mata, urine, gigi, paru-paru, pendengaran atau telinga, jantung, kondisi tulang, pernafasan, dan tentu saja cek fisik. Namun cek fisik disini juga tidak ditemukan pengecekan selaput dara atau keperawanan.

Sementara itu, sekedar info saja bahwasanya syarat-syarat menjadi seorang pramugari di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Pria atau wanita berusia minimal 18 tahun dan maksimal 24 tahun
  • Tidak buta warna
  • Pendidikan mimimun setara SMU / SMK hingga S1
  • Berat badan proporsional
  • Memiliki tinggi badan mimimal 160cm
  • Sehat jasmani dan rohani (dibuktikan dengan serangkaian tes fisik dan kesehatan)
  • Belum menikah

Mengapa Syarat Menjadi Pramugari Belum Menikah?

Mengenai syarat yang terakhir, para calon pramugari memang diharuskan belum menikah ketika pertama kali mendaftar sebagai calon pramugari. Barangkali syarat ini yang kemudian dikait-kaitkan dengan munculnya isu tes keperawanan sebelum menjadi seorang pramugari.

Padahal, kenyataannya menjadi seorang pramugari tak harus perawan. Kesimpulannya, selain keprimaan unsur fisik yang dituntut disini, kebagusan sisi moril atau attitude juga disyaratkan. Menjadi seorang pramugari memang dituntut untuk memiliki perilaku yang baik, tertata, dan kesabaran yang tinggi.

Sebagai lembaga pendidikan pramugari dan STAFF bandara terakreditasi dan terpercaya, FAAST Penerbangan pantas diandalkan untuk pendidikan STAFF bandara dan pramugari. Para calon pramugari akan diberikan berbagai pendidikan dan pelatihan terbaik untuk menjadi seorang pramugari dan STAFF bandara profesional.

Para peserta didik calon pramugari akan diberikan pelatihan dasar seperti safety and service. Safety disini berupa pelatihan keselamatan seperti langkah-langkah penyelamatan apa yang harus ditempuh dalam kondisi darurat.

Juga pelatihan service yang berupa pelatihan bagaimana memberikan pelayanan atau service terbaik kepada para penumpang. Semua dasar-dasar ini akan diajarkan di FAAST Penerbangan hingga siswa mahir dan layak menyandang predikat sebagai pramugari yang memenuhi syarat.

Nah, bagaimana? Apakah Anda masih juga penasaran terkait apakah syarat menjadi pramugari harus tes keperawanan? Jawabannya, syarat daftar menjadi seorang pramugari tidak harus perawan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai sekolah pendidikan menjadi seorang pramugari, ketersediaan kursi per angkatan, maupun biaya pendidikan terkini, Anda bisa langsung menghubungi informasi contact person atau langsung ke kampus FAAST Penerbangan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Message Us on WhatsApp